Ledakan Manhattan Seperti Kawah, Uapnya Diduga Beracun
Kamis, 19 Jul 2007 14:52 WIB
New York - Bekas ledakan di Manhattan, New York, Amerika Serikat, menyisakan sebuah lubang seperti kawah. Air, lumpur, batu-batuan, dan uap berhamburan keluar dari lubang itu.Uap hasil ledakan pipa uap tersebut diduga berbahaya bagi manusia karena mengandung asbes. Pengelola pipa, perusahaan Con Edison, sedang menyelidikinya."Kami selalu mengasumsikan ada asbes di pipa uap," ujar juru bicara pengelola Michael Clendenin seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/7/2007)."Jadi kami selalu memperlakukan material-material hasil ledakannya termasuk pipa seperti mengandung asbes saja," tambah Clendenin.Walikota New York Michael Bloomberg juga sudah memperingatkan setiap orang yang terkena uap, air, lumpur atau material hasil ledakan diminta membersihkan badan dan mencuci baju secara terpisah sesegera mungkin.Ledakan pipa ini membunuh satu orang dan puluhan lainnya luka-luka. Sejauh ini belum ada indikasi peristiwa ini akibat aksi terorisme.Ledakan ini menimbulkan kepanikan luar biasa di New York, ketika orang-orang baru pulang dari kantor, Rabu (18/7/2007) pukul 18.00 waktu setempat atau hari Kamis (19/7/2007) pukul 05.00 WIB. Kepanikan ini juga dipicu sehari sebelumnya intelijen AS baru saja melansir kemungkinan serangan teroris di AS.Ledakan pipa uap ini pernah juga terjadi tahun 1989 lalu. Tiga orang terbunuh dan muncul bahaya kesehatan terkait dengan uap yang mengandung asbestos berhamburan di udara.
(aba/nrl)











































