Gagal Temui Mendiknas, Demo Guru Geser ke Istana
Kamis, 19 Jul 2007 13:59 WIB
Jakarta - Para guru dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang menggelar aksi di Depdiknas, gagal menemui Mendiknas Bambang Sudibyo. Massa pun kecewa dan langsung mengalihkan aksi menuju Istana Negara.Perwakilan PGRI yang dipimpin oleh koordinator lapangan, M Usman, hanya ditemui Kabid Humas Depdiknas Bambang Wasito Adi di gedung Depdiknas, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (19/7/2007).Usman yang juga sekretaris bidang kaderisasi PB PGRI menyampaikan tuntutan para guru yaitu realisasi anggaran pendidikan sebesar 20%. PGRI juga menagih PP yang isinya membahas sertifikasi guru dan tunjangan kesehatan sebagai turunan dari Undang-undang No 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Jawaban dari Depdiknas tidak memuaskan memerka. "Kita belum dapat jawaban yang memuaskan. Soal anggaran jawabannya tidak berubah dari dulu. Bahwa anggaran harus memperhatikan bidang lain. Padahal anggaran pendidikan 20% adalah amanat UUD 45," ujar Usman soal tuntutan PP turunan dari UU No 14/2005."Mengenai PP tersebut Pak Bambang mengatakan rancangan PP-nya sudah ada di Depkum," kata Usman. Rekan-rekannya kini, lanjut Usman, akan melakukan evaluasi dan kemungkinan akan menurunkan massa yang lebih besar lagi dengan waktu yang masih belum ditentukan.Para guru yang berdemo di Depdiknas kini melanjutkan aksi mereka ke Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara. Menurut pantauan detikcom pukul 13.30 WIB, mereka bersiap berangkat menuju ke Istana. Aksi guru di Depdiknas bubar sekitar pukul 13.20 WIB. Aksi blokir jalan jalur lambat di depan Depdiknas ke arah Semanggi pun sudah dibuka, sehingga lalu lintas yang sempat macet pun berjalan lancar.
(nwk/nrl)











































