PM Selandia Baru Enjoy Naik Garuda Jakarta-Yogya

PM Selandia Baru Enjoy Naik Garuda Jakarta-Yogya

- detikNews
Kamis, 19 Jul 2007 13:38 WIB
Yogyakarta - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Helen Clark tampak enjoy dalam penerbangan dari Jakarta menuju Yogyakarta menggunakan pesawat Garuda. Clark bahkan sempat menandatangani surat-surat selama penerbangan.Hal itu diungkapkan Dirut Garuda Emirsyah Satar usai mendampingi Clark selama penerbangan yang berdurasi 55 menit itu, di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, Kamis (19/7/2007)."Ia tampak tenang, tidak ada raut muka khawatir. She is enjoying the flight," kata Emirsyah.Clark dan Emirsyah tiba di Yogyakarta pukul 12.35 WIB menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 206. Clark duduk di bangku nomor 1F, sedangkan Emirsyah di 2A dalam pesawat berjenis Boeing 747-400 itu.Emirsyah bercerita, selama penerbangan berlangsung, Clark sempat menandatangani beberapa kertas yang disodorkan sekretarisnya. Clark seakan terus bekerja meski sedang di atas pesawat yang diterbangkan oleh pilot Ida Bagus Partawijaya itu."Jadi tidak ada perasaan takut," kata Emirsyah."Bagi Garuda, ini merupakan kehormatan yang sangat besar karena PM Selandia Baru Helen Clark pergi-pulang Jakarta Yogya menggunakan Garuda," imbuh Emirsyah.Selain itu, pemakaian Garuda ini menjadi promosi bahwa standar keamanan penerbangan Indonesia sudah terpenuhi. Buktinya, PM Selandia Baru saja menggunakan jasa penerbangan Indonesia."Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami, bukan hanya masyarakat Indonesia saja, tapi juga untuk menunjukkan kepada negara lain bahwa menggunakan pesawat garuda itu aman sesuai dengan standar operasi internasional," lanjut Emirsyah.Clark yang mengenakan blazer berwarna hijau muda itu sempat beristirahat 15 menit di VVIP room Bandara Adi Sutjipto. Setelah itu, Clark menuju Kraton Yogyakarta untuk beramah tamah dengan Sultan Hamengkubuwono X. Setelah itu Clark akan berdialog dengan PP Muhammadiyah di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.Garuda rute Jakarta-Yogya celaka pada 7 Maret 2007 lalu di Bandara Adi Sucipto. Sebanyak 21 orang tewas, termasuk sejumlah pengiring Menlu Australia Alexander Downer. Rute ini sama persis dengan yang dilalui oleh Clark. Garuda masuk dalam daftar 51 maskapai yang dilarang terbang ke wilayah Eropa oleh Uni Eropa. Pers Selandia Baru sempat mempertanyakan "keberanian" Clark menumpang Garuda dalam perjalanan Jakarta-Yogya. Namun Deplu setempat menyatakan bahwa Clark tidak khawatir dan Garuda merupakan maskapai teraman di Indonesia. (aba/nrl)


Berita Terkait