Guru Demo, Belajar Mengajar Sekolah di Bandung Normal
Kamis, 19 Jul 2007 13:36 WIB
Bandung - Sekitar 1.300 guru dari Bandung ikut berdemo ke Jakarta. Namun, aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah di Kota Bandung tidak terganggu. Kegiatan belajar mengajar normal-normal saja. Pemantauan detikcom di SMA 3 dan SMA 5, Jl. Belitung, Bandung, Kamis (19/7/2007), para siswa masih tetap melakukan aktivitasnya. Namun, di dua sekolah ini, sejak Senin lalu hingga sekarang belum ada kegiatan belajar mengajar. Para siswa hanya melakukan kegiatan ekstrakurikuler. Rena Ramdana, siswa kelas 11 SMA 3 mengaku kegiatan sekolah tidak terpengaruh, meski kabarnya memang ada guru SMA 3 yang ikut berunjuk rasa. "Seminggu ini memang belum belajar kok, hanya pengenalan sekolah dan ekstrakurikuler," kata dia. Pemandangan yang sama juga terlihat di SMP 2 dan SMP 5 yang terletak di Jl. Jawa, Bandung. Nania, siswi kelas 9 SMP 5, bahkan mengaku tidak tahu kalau guru-guru demo ke Jakarta. "Kita belajar, normal-normal saja," kata dia. Sementara Siti Khadijah, guru SD Margahayu Utara I, sengaja tidak ikut berdemonstrasi. Sebab, sesuai instruksi PGRI, demo hanya diikuti oleh 1 perwakilan guru di masing-masing sekolah. "Di Margahayu Utara ini ada 3 SD. Jadi yang ikut demo ya tiga orang," jelas dia. Sementara Ketua PGRI Bandung Dede Amar, yang menjadi koordinator lapangan aksi guru Bandung, menjelaskan bahwa para guru yang ikut demo ke Jakarta sebanyak 1.300 orang. "Di Bandung, jumlah guru 19.000. Jadi, yang demo tidak sampai sepersepuluhnya. Jadi, tidak terpengaruh," ujar dia.
(asy/nrl)











































