Hidayat Dukung Demo Guru, Anggaran 20% Bisa Dari Pajak
Kamis, 19 Jul 2007 12:56 WIB
Jakarta - Ketua MPR Hidayat Nurwahid mendukung sepenuhnya demonstrasi guru. Menurutnya, tuntutan realisasi anggaran pendidikan 20 persen bisa dilakukan. Salah satu caranya dengan mengatasi kebocoran pajak."Saya dengar dari Hadi Purnomo (mantan Dirjen Pajak--red), kebocoran di bidang pajak itu sampai 300 persen. Kalau separuhnya bisa diselamatkan, itu sudah lebih untuk memenuhi 20 persen anggaran pendidikan," kata Hidayat saat dihubungi detikcom, Kamis (19/7/2007).Makanya Hidayat jauh-jauh hari sudah mendesak realisasi anggaran 20 persen itu. Hidayat yakin, banyak sumber dana untuk bisa mencukupi plafon itu."Makanya saya ke mana-mana sejak 2005 sudah meneriakkan realisasi anggaran 20 persen," imbuh Hidayat.Namun Hidayat mengimbau guru-guru yang tergabung dalam PGRI itu berdemonstrasi dengan tertib dan menjaga kebersihan. Guru harus menjaga citranya sebagai panutan masyarakat. "Saya lihat kemarin setelah demo menjadi kotor. Saya imbau sekarang demonya yang tertib, yang bersih," kata Hidayat.Dalam kesempatan itu, Hidayat membantah pernah menjadi guru di Klaten, Jawa Tengah, seperti diucapkan seorang guru dalam demonstrasi minggu lalu. Hidayat mengaku hanya menghabiskan sekolah dasar di Klaten."Setelah sekolah dasar, saya ke (Pondok Pesantren) Gontor, kemudian ke Arab Saudi," tandas politisi PKS itu.
(aba/nrl)











































