Angkot Mogok, Terpaksa Jalan dari Mal Artha Gading 3 Km
Kamis, 19 Jul 2007 12:33 WIB
Jakarta - Keringat bercucuran membasahi wajah Irma. Karyawati swasta yang baru pulang shift malam ini terpaksa jalan kaki dari kantornya 3 kilometer. Angkot yang dicarinya mogok dan Irma terpaksa patungan naik taksi."Saya capek banget jalan dari kompleks Mal Artha Gading sampai Jalan Sulawesi, jauhnya 3 kilometer," curhat Irma (25) sambil menyeka keringat yang membasahi wajahnya, saat ditemui di Jalan Sulawesi, Jakarta Utara, Rabu (19/7/2007).Irma bersama 4 kawannya berjalan kaki setelah 2 jam menunggu angkot langganannya tidak kunjung datang. "Kenapa sih pada mogok padahal kan nggak ada apa-apa, tarif nggak naik, bensin juga nggak naik. Patungan naik taksi saja yuk," ajak Irma yang akan pulang ke Cilincing.Siswi SMEAN 49, Zumrotul Hasanah, juga mengeluhkan aksi mogok sopir KWK itu."Pulangnya susah nggak ada angkutan, ya sudah ngojek saja pulang.Lumayan berat sih bayarnya Rp 10 ribu sampai rumah. Terpaksa deh pakai uang saku," kata Zumrotul yang akan pulang ke Rawabadak Utara.Koordinator Sopir 01, Marwan, mengatakan aksi mogok sopir lantaran memprotes mobil pelat hitam yang beroperasi. "Sudah lama pelat hitam beroperasi, kebanyakan ke Kawasan Berikat Nusantara Merunda dan Cilincing ngantar karyawan. Kalau jam kerja nggak apa-apa, tetapi pukul 12.00 WIB, sopir masih berkeliaran. Pendapatan turun, sehari bawa uang Rp 15 ribu. Sisanya buat setoran dan bensin Rp 150 ribu," keluh Marwan.Pengamatan detikcom, anak-anak sekolah, pekerja dan warga lainnya yang bisa menggunakan jasa angkutan KWK 01-13 masih menumpuk di Kelapa Gading, Jalan Yos Sudarso, Jalan Enggano, Jalan Raya Cakung-Cilincing dan Jalan Raya Plumpang Semper.Penumpang yang terlantar beralih menumpang angkutan lainnya dari ojek sampai taksi agar cepat sampai ke tujuannya.
(aan/nrl)











































