Keroyok Sopir Metromini, 5 Sopir KWK Mogok di Priok Dibekuk
Kamis, 19 Jul 2007 12:04 WIB
Jakarta -
Kesal lantaran aksi mogoknya tidak mendapat dukungan, 5 sopir KWK mengeroyok sopir Metro Mini. Sang sopir naas babak belur. 5 Sopir angkot itu pun diamankan.Kelima sopir KWK yang diamankan adalah Taufik Rahman, Purwanto, Syaiful, Ujang dan Dwi.Peristiwa itu berawal saat 200 sopir KWK 01 jurusan Tanjung Priok-Cilincing dan KWK 08 jurusan Tanjung Priok-Semper menggelar aksi mogok di di depan Pos 9 TNI AL di di Jalan Sulawesi, Jakarta Utara, Rabu (19/7/2007).Para sopir memarkir angkot merahnya di sepanjang Jalan Sulawesi dan duduk-duduk santai.Tiba-tiba melintas Metro Mini M 23 jurusan Tanjung Priok-Cilincing yang sarat dengan penumpang.Sopir KWK Taufik Rahman yang tengah duduk-duduk itu spontan berdiri lalu menghadang dan menghentikan bus warna oranye. "Turunin penumpang....turunin penumpang. Solider...solider...," teriak Taufik berulang kali.Teman-teman Taufik ikut-ikutan berdiri dan mencegat. Purwanto, Syaiful, Ujang dan Dwi langsung masuk ke Metro Mini dan meminta penumpang turun."Turun...turun...," perintahnya.Satu per satu penumpang turun tanpa perlawanan. Mereka tak berani melawan kecuali ngedumel dengan kesal.Melihat para penumpangnya kompak turun, sang sopir tidak terima."Mogok ya mogok, nggak usah maksain. Kami kan beda angkutannya," balas sopir dari belakang kemudi.Mendengar sahutan sang sopir yang mengenakan kaos bergaris ini, Taufik Cs membuka paksa pintu bus tiga perempat ini. "Mau ngelawan lu," kata Taufik sambil menarik baju dan sopir naas itu jatuh. Bruuk...!Keempat teman Taufik lalu ikut mengeroyok. Bak...buk...bak...buk!"Aduh...aduh...," rintih sang sopir Metro Mini sambil melindungi kepalanya.Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok yang tengah berjaga di seberang Jalan Sulawesi melihat dan datang melerai.5 Aparat datang menghampiri. "Jangan anakis...jangan anarkis. Nanti saya tahan," kata seorang polisi.Polsek mengamankan 5 sopir angkot dan 1 Metro Mini sebagai korban. Mereka digelandang ke Polsek Tanjung Priok di Jalan Gorontalo.
(aan/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































