Ribuan Guru Goyang Pintu DPR
Kamis, 19 Jul 2007 11:29 WIB
Jakarta - Ribuan guru dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus menggebrak gedung DPR, meski perwakilannya sudah diterima. Bahkan beberapa anggota PGRI sudah menaiki pintu DPR sambil meneriakkan tuntutan mereka. "Jangan mau dipecah belah kita harus tetap di sini," teriak guru-guru itu sambil terus menggoyang-goyang pintu dalam aksinya di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (19/7/2007).Teriakan itu bersahutan dengan teriakan yang lain. "Kita harus menuju Istana karena sudah ada perintah dari Ketua PGRI Kabupaten Bogor" sahut mereka.Sementara itu, sebagian massa terlihat berteduh karena kepanasan. Aksi yang masih berlangsung hingga pukul 11.10 WIB ini akhirnya membuat Wakil Ketua Komisi X dari FPDIP Heri Ahmadi keluar dari gedung DPR dan ikut berorasi.Menurut Heri, usaha DPR untuk merealisasikan anggaran pendidikan 20 % tidak terus dilakukan. "Kita sduah tidak kurang-kurang memperjuaagkan itu saudara-saudara! Tapi penmerintah yang belum menyetujui. Makanya sabar," kata Heri.Menanggapi orasi tersebut, sebagian anggota PGRI berteriak "Hidup Heri Ahmadi!". Namun sebagian yang lain menyahut, "Jangan hanya janji-janji kami capek dibohongi terus."Informasi yang didapatkan detikcom, sekitar pukyul 11.00 WIB rombongan guru diterima Ketua DPD RI Ginandjar Kartasasmita di Gedung DPD Senayan. Polisi terlihat masih berusaha memberi jalan bagi kendaraan yang lewat di depan gedung DPR, setelah sebelumnya lalu lintas kendaraan sempat macet total.
(nwk/asy)











































