Pipa Meledak, New York Panik Bak Serangan WTC 11 September

Pipa Meledak, New York Panik Bak Serangan WTC 11 September

- detikNews
Kamis, 19 Jul 2007 10:05 WIB
New York - Ledakan pipa uap di pusat kota Manhattan, membuat warga New York, Amerika Serikat, panik. Mereka panik karena mengira ada serangan teroris lagi seperti yang terjadi 11 September 2001 lalu terhadap gedung WTC.Satu orang tewas karena serangan jantung, 20 orang luka-luka. Empat orang petugas pemadam kebakaran dirawat karena berada di lokasi ledakan. Apakah ledakan yang terjadi Rabu (18/7/2007) pukul 18.00 waktu Amerika Serikat ini bagian dari aksi terorisme?"Tak ada alasan mempercayai bahwa ledakan ini diakibatkan hal lain selain dari kegagalan infrastruktur kota," kata Walikota New York Michael Bloomberg membantah kemungkinan serangan teroris, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/7/2007).Bloomberg menyebutkan pipa uap berdiameter 60 cm itu sudah terpasang sejak 1924 dan digunakan sebagai sistem pemanas dan pendingin di gedung-gedung perkantoran. Ledakan itu, menurut Bloomberg, kemungkinan disebabkan air hujan masuk ke dalam pipa.Kepolisian New York pun membantah ledakan itu terkait aksi terorisme. Ledakan itu membuat lubang besar di jalanan, uap membumbung menjadi awan, lumpur dan batuan terlempar berserakan, dan membuat gedung-gedung di sekitarnya bergetar."Jelas setiap orang segera terkenang 11 September," kata Heiko Thieme (63), yang tinggal di lantai 27 gedung yang berhadapan dengan lokasi ledakan.Akibat ledakan yang terjadi Kamis (19/7/2007) pukul 05.00 WIB ini, terminal utama sistem kereta bawah tanah New York, Terminal Grand Central, ditutup. Rel-rel kereta beberapa jam usai kejadian masih dicek kelaikannya. (aba/nrl)



Berita Terkait