Pria Mengaku Polisi Beraksi Tembak Lutut Ananias
Rabu, 18 Jul 2007 19:00 WIB
Jakarta - Tidak ada firasat apa pun di benak Ananias (20). Kunjungan rutin ke rumah pacarnya Novi berakhir dengan luka tembak di lututnya oleh seseorang yang mengaku polisi.Senin 16 Juli lalu, seperti biasa Ananias warga Pademangan I Gang 17, RT 15 RW 3 No 20B, Pademangan Timur, Jakarta Utara berkunjung ke rumah kekasihnya di Jl Budi Mulia Gang B Pademangan sekitar pukul 09.00 WIB. Karena lapar, dia pun pergi membeli nasi goreng yang berada tak jauh dari rumah Yuli.Namun tanpa disangkanya, seseorang yang mengaku dari kepolisian mendatanginya. Tanpa ba-bi-bu, Ananias kemudian diseret ke rumah Yuli. Selanjutnya, dia dibawa ke kamar Yuli oleh laki-laki yang tak dikenalnya itu.Pintu kemudian dikunci dari dalam oleh pria berjaket hitam itu. Setelah itu Ananias diinterogasi. "Kamu yang mencuri motor ya," tanya pria itu seperti dituturkan Ananias."Karena saya tidak pernah mencuri motor saya bilang bukan, bukan. Saya tidak melakukan," tutur Ananias.Mendengar jawaban Ananias, polisi gadungan itu marah, dan tanpa peringatan kemudian mengeluarkan pistol dan menembak lutut kanannya dari jarak dekat. Dor!!! darah pun mengucur dari lutut Ananias.Bukannya berhenti, pria itu itu kemudian menodongkan pistol ke arah mulut Ananias dan terus memintanya untuk mengaku."Saya tetap tidak mengaku. Dia kemudian meminta HP saya dan STNK motor. Anehnya motor saya tidak dibawa," tutur Ananias.Setelah pria itu pergi, Ananias kemudian dilarikan ke RS Husada Jl Mangga Besar Jakarta Barat oleh keluarga Yuli. Rabu (18/7/2007) pagi, Ananias menjalani operasi pengangkatan proyektil di lututnya.Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Pademangan Kompol Widjonarko mengaku telah menerima laporan dari korban. "Kami masih menyelidiki peristiwa ini dan mencari tahu siapa pelaku," ujarnya.
(bal/mly)











































