Asep Ridwan Ditemukan Ayahnya Saat Pungut Sampah di Kereta
Rabu, 18 Jul 2007 18:53 WIB
Bandung - Penemuan Asep Ridwan Saefullah, anak usia 11 tahun yang sempat diduga sebagai korban mutilasi, terjadi secara tidak sengaja. Asep ditemukan ayah kandungnya, Kusnadi dan ayah tirinya, Kamaluddin di atas kereta api. Saat itu, Asep sedang memungut sampah. Informasi yang didapatkan detikcom, Kusnadi dan Kamaluddin menemukan Asep saat keduanya sedang pergi menuju Jakarta Rabu (18/7/2007) pagi. Keduanya berangkat ke Jakarta untuk memenuhi panggilan Polsek Cakung untuk dimintai keterangan mengenai korban mutilasi. Saat itu, kereta api yang ditumpangi Kusnadi dan Kamaluddin sedang berhenti untuk langsir di Stasiun Cibungur, Purwakarta. Nah, saat itulah, keduanya melihat seorang anak sedang memungut sampah di bawah kursi kereta api.Keduanya terkejut. Setelah memperhatikan agak lama, keduanya yakin bahwa anak itu adalah Asep Ridwan. Keduanya pun mendekati dan menemui anak itu. Dan ternyata benar! Anak itu adalah Asep Ridwan. Akhirnya, Kamaluddin dan Kusnadi turun dari kereta dan batal menuju Jakarta. Setelah itu, mereka balik kembali ke Bandung dengan membawa Asep. Mereka tiba di Bandung sekitar pukul 15.00 WIB.Mereka sempat menuju rumah Kamaluddin di Jl. Kebongedang, RT 1/6, Kelurahan Kiaracondong, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, Rabu (18/7/2007). Asep Ridwan dipertemukan dengan ibunya, Nawangsih. Melihat anaknya masih hidup, Nawangsih pun gembira kegirangan. Setelah bertemu ibunya, mereka membawa Asep ke kantor Mapolsek Kiaracondong untuk lapor ke polisi. Mereka menginformasikan bahwa Asep Ridwan masih hidup dan korban mutilasi di Klender Jakarta Timur itu bukanlah anak mereka.
(asy/asy)











































