Di Saudi Juga Menghangat
Boikot Haji, Teguran Bagi Saudi
Rabu, 18 Jul 2007 15:25 WIB
Jakarta - Pernyataan Menag yang mengusulkan boikot haji karena Saudi akan melarang pesawat Indonesia ke Saudi menuai banyak komentar. "Secara jujur kita harus menyikapi ini dengan cara hati-hati. Saya yakin komentar Menag hanya ancaman. Ini juga teguran bagi Saudi, agar dalam pelayanan haji juga harus lebih baik." ujar Djalaludin Asysyatibi, anggota Komisi Agama DPR RI, dalam pernyataan tertulisnya pada detikcom, Rabu (18/7/2007).Lebih lanjut anggota DPR asal daerah pemilihan Jawa Barat itu menilai bahwa ancaman Saudi itu juga harus dilihat positifnya, jangan dilihat sebagai permusuhan."Jujur saja pesawat-pesawat kita memang lebih jelek dari pada Saudi. Bahkan kita dalam rapat-rapat dengan Menag selalu minta Garuda meningkatkan pelayanan, termasuk pesawat yang layak pakai. Banyak cerita dari jamaah bahwa pesawat Saudi lebih bagus dari pada kita," ujar politikus PKS itu.Rekan Asysyatibi di Komisi VIII DPR RI, Ma'mur Hasanuddin yang saat ini tengah berada di Arab Saudi mendukung sikap Menag itu. "Sikap Menag sangat bagus. Kita juga di (Arab) sini hal itu sedang menghangat. Ini sebenarnya tamparan kedua setelah kasus katering kemarin. Kita harus lebih berani lagi, biar jadi pelajaran bagi mereka, agar jamaah kita dilayani lebih baik lagi," ujar Ma'mur dalam pesan singkatnya.
(nrl/nrl)











































