Pesawat Naas Tewaskan 200 Orang, Brasil Berkabung 3 Hari
Rabu, 18 Jul 2007 14:23 WIB
Sao Paulo - Tragedi mengerikan yang mencabut 200 nyawa membuat Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mendeklarasikan 3 hari masa berkabung.Investigasi untuk mencari penyebab dan siapa yang bertanggung jawab atas insiden tersebut segera dilakukan. Demikian seperti dilaporkan AFP, Rabu (18/7/2007).Tam Airlines, maskapai terbesar di Brasil, yang menggunakan Airbus 320 dengan nomor penerbangan JJ3054 berpenumpang 170 orang dan 6 kru tergelincir dari landasan pacu Bandara Congonhas, Porto Alegre, Sao Paulo, Brasil, menabrak gedung kantor Tam Express di seberang bandara, kemudian terbakar hebat.Korban tewas tidak hanya penumpang pesawat, namun juga orang-orang yang berada di jalanan saat insiden terjadi.Para keluarga dan teman korban menunggu kabar di bandara. Mereka meratap dan terus menangis. Identifikasi korban cukup sulit dilakukan karena kondisi jenazah hangus terbakar.Ini merupakan insiden penerbangan terburuk kedua bagi Brasil. Insiden pertama terjadi pada 29 September 2006. Saat itu Boeing 737 milik maskapai Gol terbang dari Manaos ke Brasilia, namun jatuh di Hutan Amazon karena bersenggolan di udara dengan pesawat yang lebih kecil. 154 Penumpang Boeing 737 tewas. Sedangkan penumpang pesawat kecil tidak terluka.
(sss/nrl)











































