Tukang Ojek Dihipnotis di Kelapa Gading, Motor Digasak
Rabu, 18 Jul 2007 13:29 WIB
Jakarta - Sial benar nasib Hamid, 31, tukang ojek yang biasa mangkal di Stasiun Tanah Abang. Motor yang menjadi tumpuan mencari nafkah, Supra X nopol B 6451 PGY warna hitam, dibawa kabur oleh pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang Rabu (18/7/2007) pagi. Kini, Hamid hanya bisa gigit jari, motor yang masih kredit itu tinggal kenangan. Peristiwa naas tersebut bermula ketika tadi pagi ada laki-laki berbaju coklat garis-garis minta diantarkan ke Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tanpa ba-bi-bu, tukang ojek warga Jl Kebon Jahe IV Dalam, Rt 8/2, Petojo, Tanah Abang ini langsung mengantar ke arah Kelapa Gading. Tak dinyana, ketika sampai di Jalan Perintis Kemerdekaan atau tepatnya di depan RS Mediros, Jakarta Utara, pundaknya ditepuk dua kali. "Dan anehnya, saya langsung kaya orang bego," ungkap bapak dua anak di Polsek Kelapa Gading, Jl Kelapa Nias 1, ini. Dia tahu sedang dihipnotis. Tetapi badannya tidak kuasa untuk menolak. Pelaku langsung meminta kunci motor dan STNK. Setelah lima menit pelaku kabur, Hamid baru sadar. "Padahal dalam perjalanan, kami tidak berbicara sepatah kata pun," kata pria berjaket hitam ini. Kanitserse Polsek Kelapa Gading, Iptu Cahyo, mengaku sedang menyelidiki kasus tersebut. "Karena korban tidak ingat ciri-ciri pelaku, kami sedikit kesusahan," katanya.
(asp/nrl)











































