Kembar Terpisah 14 Tahun, Percaya Si Ibu atau Dokter?
Rabu, 18 Jul 2007 13:04 WIB
Milagros -
Petita Penaherrera berjuang agar anak kembarnya yang terpisah 14 tahun, Marielisa, kembali ke pelukannya.Dia menggugat dr Roberto Romo, dokter yang menolongnya melahirkan si kembar 14 tahun lalu, yang juga telah membesarkan Marielisa.Petita menuding dokter-dokter yang membantu prosesnya melahirkan, termasuk dr Romo, telah memisahkan kembar dari negara Ekuador itu.Petita mengatakan, ketika melahirkan, dokter hanya memberitahu dia telah melahirkan satu anak. Petita pun percaya, dokter itu telah membesarkan sendiri anak yang dipisahkan itu, yakni Marielisa.dr Roberto Romo jelas punya versi yang berbeda. Dia menyangkal tudingan Petita. Demikian dilansir chron.com dan ABC News, Rabu (18/7/2007).Kepada televisi Ecuavisa, dr Romo dan istrinya, Garcia, menyatakan, Petita mengetahui bahwa dia melahirkan bayi kembar. Dia sengaja memberikan satu bayi pada dr Romo karena tidak siap memiliki bayi."Saat itu perawat berteriak, Selamat, Anda memiliki dua gadis," ujar Garcia yang juga seorang dokter.Saat itu Petita masih masih remaja. "Dan seperti remaja pada umumnya yang belum siap menjadi ibu, dia (Petita) hanya menangis dan menangis," ujar Garcia.Petita bersikeras bahwa dia tidak pernah diberitahu bahwa dia memiliki anak kembar, sehingga gugatan ke pengadilanlah yang dia layangkan. Tujuannya, agar kedua buah hatinya berkumpul kembali."Suatu hari saya berharap hidup bersama dua putri saya," ujar Augusto Freire, suami Petita.
(nrl/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































