Ibunda Feri Bantah Sekolah Pemicu Gantung Diri Anaknya
Rabu, 18 Jul 2007 11:53 WIB
Bandung -
Motif bunuh diri Feri Ginanjar (14) hingga kini belum diketahui. Semula diduga Feri mengakhiri hidupnya karena urusan sekolah yang terputus. Namun ibundanya membantah anggapan itu."Nggak, dia sekolah sampai kelas 6 SD. Kalau dilanjutin sekarang harusnya sudah kelas 1 SMA," kata Yuyun Yuningsih (31), ibunda Feri saat ditemui di RS Hasan Sadikin.Feri ditemukan tewas gantung diri pukul 04.00 WIB, Rabu (18/7/2007) di bengkel milik ayahnya di Kampung Bojong Koneng, RT 4/8, Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.Feri diakuinya termasuk anak gaul, namun jarang curhat tentang kehidupan pribadinya.Sebelum gantung diri, Feri tidak menunjukkan perilaku aneh. Selasa malam dia masih ke luar rumah bersama tiga rekannya.Feri baru pulang pukul 22.30 WIB. Saat itu dia menenteng dua bungkus bakso. Satu bungkus sempat ditawarkan kepada Sofyan, bapaknya. Namun Sofyan menolak dengan alasan sudah kenyang. Dua bungkus bakso itu kemudian dilahap Feri.Saat ini jasad Feri tengah diotopsi di RS Hasan Sadikin. Kasus gantung diri ini ditangani Polsek Rancaekek.
(umi/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































