Kapolri Sentil Polisi Bersenjata yang Sering Nongol di TV

Kapolri Sentil Polisi Bersenjata yang Sering Nongol di TV

- detikNews
Rabu, 18 Jul 2007 11:39 WIB
Jakarta - Tayangan kriminal di televisi rupanya mendapat perhatian polisi. Lebih-lebih bila dalam tayangan tersebut ada aksi polisi yang menenteng-nenteng senjata. Kapolri Jenderal Pol Sutanto menyentil mereka. "Banyak anggota kita yang menenteng senjata di televisi bahkan sampai peristiwa kriminal direka ulang. Tayangan kekerasan itu justru akan menjauhkan polisi dari citra polisi sipil, saya minta agar dapat dicegah," kata Kapolri dalam sambutannya di acara Rakernis Humas Polri di Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (18/7/2007).Kapolri mengimbau agar hal-hal tersebut benar-benar diperhatikan dan tidak sampai terjadi lagi. "Kadang banyak yang ingin nampang biar dilihat keluarga di daerah. Ingin namanya naik," imbuh Kapolri.Untuk itu, Kapolri meminta agar para juru bicara polisi di Polda-polda untuk bersikap terbuka, transparan, dan objektif. "Apa adanya saja disampaikan dengan kata-kata yang mudah dicerna dan tidak multitafsir. Dan jangan sampai ketika ditelepon, HP-nya mati," tegas Kapolri. Namun dia mengakui bahwa kinerja pers di Indonesia lebih baik dengan di negara tetangga. Terutama dalam soal daya kritis. "Contohnya saja ketika acara seminar Asean Police di Singapura, wartawan Malaysia dan Singapura ketika acara tanya jawab justru tidak ada yang bertanya. Kalau bertanya pun itu normatif," jelas dia. Secara khusus untuk para anak buahnya di daerah, Kapolri meminta agar mengembangkan sistem Committee Police, menempatkan masyarakat sebagai subjek bukan sebagai objek. Diharapkan masyarakat bisa menyelesaikan kasus di masing-masing wilyahnya sendiri."Seperti kasus kenakalan anak-anak antar tetangga, kemudian ada salah satu yang melapor, lalu diproses hukum. Lalu antar orang tua bermusuhan, apa bisa itu menyelesaikan masalah? Banyak hal yang bisa ditangani sejak diniagar tidak menjadi besar," tandas Kapolri. (ndr/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait