SBY-Clark Sepakati Kerjasama Migrasi dan Money Laundering
Rabu, 18 Jul 2007 10:40 WIB
Jakarta - Indonesia dan Selandia Baru menandatangani kesepakatan kerjasama anti money laundering dan kejahatan finansial lain serta perjanjian migration and border control management.Kesepakatan tersebut ditandatangani PM Selandia Baru Helen Clark dan Presiden SBY di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (18/7/2007).Sebelum menandatangani kesepakatan, kedua kepala pemerintahan itu akan melakukan pertemuan empat mata di Kantor Presiden pukul 10.15 WIB. Setelah itu dilanjutkan dengan pertemuan antar delegasi dan diakhiri jamuan makan siang di Istana Merdeka.Usai menghadiri rangkaian acara di Istana Merdeka, PM Clark yang mengenakan jas dan rok hitam dijadwalkan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.Setelah itu Clark bersama rombongan akan menuju UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Banten. Clark akan menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara UIN dengan Victoria University of Wellington.Kamis 19 Juli besok, PM Clark dan rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. Selain bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Clark akan menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar di Universitas Gadjah Mada dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.Rangkaian kunjungan ke Indonesia akan diakhiri PM Clark dengan berwisata ke Candi Prambanan dan Candi Borobudur.
(bal/sss)











































