Kerang Berlafal Allah Bikin Heboh Warga Pontianak
Rabu, 18 Jul 2007 08:57 WIB
Pontianak - Satu lagi keajaiban dunia kembali terjadi. Di Pontianak, Kalimantan Barat, sebuah kulit kepah (kerang) bikin geger warga. Pasalnya, kulit kepah dimaksud berbeda dengan yang biasa diperjualbelikan orang. Kulit kepah yang satu ini terbilang ajaib. Pada bagian kulitnya, terukir kaligrafi arab gundul dengan lafal Allah dan Muhammad.Tak ayal, penemuan itu membuat warga Saigon, Pontianak Timur heboh. Warga pun berbondong-bondong ke kediaman Budi Haryanto, si pemilik kulit kepah ajaib itu. Di kediamannya, Budi kemudian menjelaskan, kulit kepah itu ditemukan seorang warga Desa Berembang Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Pontianak bernama Salbiah (53).Budi mengaku barang itu diberikan Salbiah kepadanya dengan alasan balas budi karena telah menolongnya keluar dari kesulitan. Semula, Budi merasa ragu menerima barang pemberian itu. Namun pada akhirnya diterima juga dan disimpannya sebagai sebuah amanah. Dari Salbiah kemudian diketahui bahwa penemuan kulit kepah itu ternyata sudah 15 tahun lalu.Dijelaskan Budi, kala itu, Salbiah sedang hamil 10 bulan. Meski dengan perut buncit, ia tetap menjalankan aktivitasnya menugal (menanam) padi di ladang yang terletak tak jauh dari rumahnya.Saat itu, ia merasakan kayu yang digunakan untuk membuat lubang guna menanam benih padi membentur sesuatu. Penasaran, akhirnya wanita paruh baya itu memeriksa benda yang telah membentur tongkatnya. Setelah diperiksa, Salbiah menemukan sebuah benda mirip kepah. Anehnya, pada kulit kepah itu, terukir kaligrafi dengan tulisan Allah dan Muhammad.Salbiah kemudian mencocokkan dengan mimpi yang dialaminya selama beberapa hari. Dalam mimpinya, Salbiah disuruh mengambil dua buah benda yang terdapat dalam dua buah guci. Satu berwarna merah, dan yang satu bercahaya sangat terang. Hasilnya, bisa jadi benda ajaib yang telah diberikan Salbiah kepada Budi.Budi hanya bisa berharap sepemilik benda ajaib itu, dirinya dapat lebih memahami makna dan kebesaran Allah. "Semoga ibadah yang saya jalankan selama ini dapat lebih ditingkatkan lagi," tuturnya, Rabu (18/7/2007)
(mar/mar)











































