Wartawan Korban Pemukulan di Kebon Melati Lebih Dari Satu

Wartawan Korban Pemukulan di Kebon Melati Lebih Dari Satu

- detikNews
Rabu, 18 Jul 2007 03:45 WIB
Jakarta - Wartawan korban pemukulan di Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat ternyata lebih dari satu orang. Selain reporter radio Elshinta, Iswahyudi, beberapa wartawan lain juga dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal.Mereka antara lain kameramen Lativi Sutan, kameramen Global TV Bowo, kameramen TPI Ubay, dan kameramen Trans7 Hendra."Selain Iswahyudi, teman-teman wartawan TV juga ada yang kena," ujar Hendra kepada detikcom, Rabu (18/7/2007).Hendra mengatakan, pemukulan itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di rel kereta api dekat dengan pemukiman warga yang terbakar.Saat itu, Iswahyudi sedang meliput situasi pasca kebakaran yang melanda pemukiman warga di kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang. Saat sedang melaporkan berita, beberapa orang yang sedang duduk-duduk dekat rel melempari Iswahyudi dengan batu."Warga itu bilang ke Iswahyudi, rumah gue lagi kebakaran, lu malah santai-santai. Mereka sambil melempari batu ke arah Iswahyudi," kata Hendra menirukan celetukan warga yang memukuli Iswahyudi.Iswahyudi pun tidak terima. Dia mempertanyakan sikap warga yang melemparinya dengan batu. Tapi bukan penjelasan, malah pemukulan yang diterima Iswahyudi. Iswahyudi sempat lari untuk menghindari pengeroyokan, tapi warga yang melihatnya lari malah meneriakinya maling.Spontan warga lain mendengar pun ikut mengejar dan memukuli Iswahyudi. "Ada lebih dari 50 warga yang ikut memukuli," tukas Hendra.Beberapa wartawan yang melihat kejadian tersebut mencoba menolong Iswahyudi. Namun mereka pun malah mendapat pukulan dari warga. "Saya sudah bilang ke warga kalau Iswahyudi teman saya dan dia wartawan. Tapi tetap dipukul meski sudah menunjukkan ID. Saya pun juga kena," kata Hendra yang juga mengalami luka ringan.Selain dipukuli, tape recorder dan HP milik Iswahyudi raib digondol orang-orang itu dari tasnya. Sementara lampu kamera kameramen TPI Ubay pecah.Aksi pemukulan wartawan oleh warga baru berhenti setelah ketua RW setempat melerai."Tadinya tidak ada yang memisahkan. Mungkin karena suasana gelap. Tapi akhirnya Pak RW yang memisahkan. Ini warga saya, biar saya urus," kata Hendra menirukan kata-kata Pak RW.Saat ini Iswahyudi sedang menjalani BAP di Polsek Tanah Abang. Sementara wartawan lainnya belum melaporkan peristiwa tersebut kepada yang kepolisian. (rmd/ken)


Berita Terkait