dr Erina Sempat Kontak Keluarga Sebelum Kecelakaan

dr Erina Sempat Kontak Keluarga Sebelum Kecelakaan

- detikNews
Selasa, 17 Jul 2007 19:03 WIB
Jakarta - Kematian dokter Erina Natania Nazarudin dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan pasiennya sungguh membuat kaget pihak keluarga. Tidak ada firasat apa pun yang dirasakan. Bahkan Erina sempat menghubungi keluarga sebelum kecelakaan."Dia cerita, saat itu dia menggantikan tugas temannya yang sedang cuti. Dia juga cerita tempat tugasnya (Puskesmas Kokas) jauh dari kota dan tidak ada sinyal ponsel. Tapi dia bilang dia enjoy. Dia juga suka jalan-jalan di pantai di sana," tutur Harry, kakak kandung Erina.Hal itu disampaikan Harry saat menunggu kedatangan jenazah adiknya di Kantor Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (17/7/2007).Percakapan itu, lanjut Harry, dilakukan beberapa jam sebelum terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa Erina di Km 20, Jl Fak-fak, Irjabar.Erina juga bercerita, terpaksa mengantarkan pasiennya ke RSU Fak-fak yang berjarak 40 km dari Puskesmas Kokas karena mengalami pendarahan usai melahirkan pada hari Sabtu 14 Juli. "Karena tidak ada sopir, Erina menyetir sendiri sendiri mobil Puskesmas keliling bersama seorang perawatnya.Dalam perjalanan pulang pada Minggu 15 Juli, Erina kemudian mengalami kecelakaan. Mobil yang dikemudikannya terjun ke jurang dengan kedalaman 20 meter. Meski sempat ditolong, nyawa Erina tidak tertolong lagi. Erina tewas dalam perjalanan menuju RSU Fak-fak."Kami tidak ada firasat apa pun," kata Harry.Pukul 18.30 WIB, jenazah Erina tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Jl Bima No 98 Bandung, Jawa Barat dan akan dikremasi pada Jumat 20 Juli di Krematorium Cikadut, Bandung. (bal/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads