Tidak Diberi Uang oleh Istri, Pria 45 Tahun Ngamuk
Selasa, 17 Jul 2007 18:04 WIB
Jakarta - Malaka gelap mata. Pria berusia 45 tahun itu mengamuk hendak membunuh istri dan anaknya. Gara-garanya cuma karena istrinya menolak memberi uang yang dia minta.Sebagai nelayan, Malaka sangat mengandalkan hidup dari menangkap ikan. Namun apa daya, kapal kayu yang biasa digunakannya untuk melaut sudah lapuk. Dia pun meminta uang pada istrinya, Maryuna, untuk memperbaiki kapalnya itu.Rupanya Maryuna sudah tidak mempercayai suaminya itu. Kerap meminta uang, namun hasilnya nihil. Wanita berusia 44 tahun itu pun menolak memberikan uang yang diminta suaminya itu.Merasa ditolak, Malaka mengamuk di rumahnya yang berada di Jl Kampung Baru Rt 03/04, Cilincing, Jakarta Utara. Praaang.. Kaca jendela pecah dihajar Malaka. Meja dan kursi dibantingnya. Rumahnya hancur berantakan.Malaka kemudian mengambil serpihan kaca yang berada di lantai. Dia mengancung-ancungkan potongan kaca tersebut ke arah istrinya.Melihat suami mengamuk bak orang gila, Maryuna cari selamat dengan melarikan diri. Ia bergegas menemui Amidin yang sedang bekerja di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda. Keduanya lalu kembali ke rumah."Tapi baru sampai rumah, saya dipukul bapak dan jatuh. Saya lalu menghindar waktu bapak mau nginjak leher saya," kata Amidin di Mapolsek Cilincing, Jl Sungai Landak, JakartaUtara, Selasa (17/7/2007).Belum puas memukul anaknya, Malaka juga sempat mengacungkan jaring ikan dan gancu pengait hasil tangkapan ikan ke arah Aminudin dan Maryuna. Sempat terlontar ancamanmembunuh dari Malaka.Karena takut, ibu dan anak itu kabur ke Polsek Metro Cilincing meminta perlindungan. Mendengar laporan keduanya, polisi langsung mencari Malaka di rumahnya. Dia dibekuk sekitar pukul 14.00 WIB. Kini Nelayan gelap mata itu mendekam di tahanan Polsek Metro Cilincing.
(Ari/ana)











































