Curi Uang, Setelah Itu Tinggalkan Surat Ucapan Terimakasih

Curi Uang, Setelah Itu Tinggalkan Surat Ucapan Terimakasih

- detikNews
Selasa, 17 Jul 2007 15:16 WIB
Sleman - Peristiwa pencurian yang satu ini tergolong unik. Sebab si maling setelah mencuri uang Rp 300 ribu, masih sempat meninggalkan surat yang berisi ucapan terima kasih.Peristiwa ini terjadi di SDN Mustoko Rejo di Dusun Sompelan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman, DIY, pada hari Senin (16/7/2007) dinihari. Tidak hanya uang yang disimpan di almari ruangan sekolah itu saja yang diembat, namun beberapa tanaman hias seharga ratusan ribu rupiah juga ikut disikat.Lucunya, sebelum kabur, si pencuri masih sempat menuliskan sebuah pesan di atas secarik kertas yang didapat di ruangan itu. Dia menuliskan pesan itu dengan menggunakan ballpoint yang ada di salah satu meja di ruangan sekolah. Surat ucapan itu berbunyi "terima kasih uangnya."Kapolsek Depok Timur AKP Dodo Hendro Kusumo kepada wartawan di kantor Ringroad Utara Depok Sleman mengatakan kasus pencurian itu pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah Rejo Rahmat Saifuddin (40) pada hari Senin pagi pukul 06.00 WIB ketika akan membuka ruang kelas. Namun ketika melewati ruang guru, dia melihat dari kaca jendela bahwa ruangan guru sudah diacak-acak. Beberapa almari guru dan kepala sekolah juga sudah terbuka. Beberapa kertas dan buku milik guru yang sebelumnya tertata tampak acak-acakan di meja.Melihat ruangan berantakan, Rejo langsung curiga. Dia kemudian menghubungi dan memberitahu salah seorang pamong guru yang tinggal tidak jauh dari Dusun Sompelan. Setelah para guru berdatangan, bersama kepala sekolah langsung melaporkan kasus pencurian itu ke Polsek Depok Timur.Menurut Dodo, berdasarkan keterangan Rejo dan petugas yang menyelidiki, pencuri masuk lewat kamar mandi dengan cara mencongkel pintu. Pencuri kemudian melompat masuk ke ruang guru yang kebetulan letaknya berdekatan. Di ruangan guru, pencuri berhasil menyikat uang yang tersimpan di salah satu almari."Ini kejadian pencurian yang ketiga di sekolah tersebut. Pencurian pertama pencuri menyikat tabung gas dan kompor. Kedua baru mencongkel pintu tapi ketahuan," kata Dodo.Dodo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini, karena sekolah tersebut sudah sering jadi langganan pencurian. Meski sudah dijaga oleh seorang penjaga sekolah, pencuri bisa mengetahui kelengahan penjaga malam sekolah. Diperkirakan pencuri masuk sekolah sekitar pukul 02.00-03.00 WIB. "Pelakuknya sudah hapal lokasi dan lingkungan sekitar, meski berada tidak jauh dari pemukiman warga. Pelakunya bisa jadi pencuri spesialis gedung sekolahan yang tidak dijaga," kata Dodo. (bgs/nrl)


Berita Terkait