Menag Tolak Opsi Kirim Jamaah Haji Lewat Laut
Selasa, 17 Jul 2007 14:59 WIB
Jakarta - Arab Saudi tengah mempertimbangkan melarang pesawat Indonesia terbang ke wilayahnya. Hal ini memunculkan opsi untuk mengirimkan jamaah haji dengan menggunakan kapal laut. Namun tegas-tegas pilihan ini ditolak Menteri Agama."Saya sebagai orang yang cukup lama di sana (Saudi) dan pernah ikut serta dalam penyelenggaraan haji (melalui) laut, rasanya tidak seperti yang digambarkan. Kesengsaraannya jauh lebih banyak dari pada kesenangannya," kata Menag Maftuh Basyuni di kantornya, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (17/7/2007).Meskipun demikian Maftuh tidak mempermasalahkan apabila wacana mengenai haji laut terus berkembang. Namun dia hanya meminta agar ide haji lewat laut dipikirkan masak-masak."Waktu itu kita belum melihat perubahan cuaca seperti sekarang ini," imbuhnya.Maftuh juga menyangsikan kalau biaya haji laut lebih murah US$ 400 dibandingkan haji menggunakan pesawat. Ini terkait dengan adanya waktu tambahan dan biaya ekstra yang harus dikeluarkan oleh calon jamaah haji."Tidak mungkin jamaah haji naik ke darat langsung ke Makkah atau Madinah. Masih diperlukan istirahat di Jeddah sekurang-kurangnya 1 hari, lalu harus menyiapkan bus paling tidak 60 bus untuk mengangkut 3.000 ribu jamaah," tandas eks Dubes Indonesia untuk Arab Saudi dan Oman ini.
(ndr/nrl)











































