Yenny: Saya Tak Bisa Memonopoli Informasi untuk Gus Dur

Yenny: Saya Tak Bisa Memonopoli Informasi untuk Gus Dur

- detikNews
Selasa, 17 Jul 2007 11:07 WIB
Jakarta - Yenny Wahid dianggap gagal melindungi ayahnya, Gus Dur, dari 'tukang kompor'. Namun putri kedua Gus Dur itu punya alasan tersendiri. Selama ini, kata Yenny yang aslinya bernama Zanuba Arrifah Chafsoh, Gus Dur adalah orang yang membuka diri untuk akses komunikasi yang sebesar-besarnya dari siapa pun."Jadi saya tidak bisa monopoli atas informasi yang masuk ke Gus Dur. Saya tidak bisa menghalangi, mencegah atau mengatur," tegas mantan staf khusus bidang komunikasi politik Presiden SBY itu kepada detikcom, Selasa (17/7/2007).Tudingan Yenny gagal melindungi Gus Dur dari tukang kompor disampaikan eks Wasekjen DPP PKB Eman Hermawan dan Hanif Dhakiri yang baru saja dipecat dari pengurus DPP PKB.Menurut Eman, Yenny gagal menyelamatkan Gus Dur dari calo-calo politik yang ingin merusak citra dan kebesaran Gus Dur. Yenny juga dinilai gagal menjaga Gus Dur dari anasir-anasir jahat yang kontra dengan kebesaran Gus Dur dan kejayaan PKB. Soal pernyataan Eman bahwa dia hanya sekadar anak biologis Gus Dur, tidak seperti Muhaimin yang merupakan anak ideologis Gus Dur, Yenny mengakuinya."Memang saya anak biologis Gus Dur, dan untuk jadi anak ideologis Gus Dur, saya harus banyak belajar dulu pada beliau, menyerap pemikiran beliau, mengabdi kepada masyarakat dahulu. Saya harus berkeringat dahulu. Saya harus menyaksikan dan mendengar jeritan hati masyarakat, sama seperti yang dilakukan Gus Dur selama berpuluh-puluh tahun," tutur Yenny. (umi/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait