Kelompok Celurit Merah Didor Saat Merampok Nissan X-Trail
Senin, 16 Jul 2007 21:27 WIB
Jakarta - Aksi tiga berandalan ini terbilang nekat. Persis ditengah keramaian Jl Yos Sudarso, tepatnya di depan Mal Artha Gading, Jakarta Utara, Rudi alias Bagus (25), Irwanto (26), dan Angga (26) menghentikan paksa kendaraan Nissan X-Trail yang dikendarai Soni Sulaiman.Lantas, ketiganya beraksi disiang bolong yang panas itu. Angga mengacungkan celurit merah di depan kendaraan, sementara kedua temannya mencongkel kaca spion mobil yang bernilai tidak murah.Pengendara yang lalu lalang di jalan itu pun tidak berkutik. Tak seorang pun berusaha menolong Soni, warga kompleks perumahan Kelapa Gading itu.Untung saja, Soni masih punya sedikit nyali. Ia mendorong pintu mobil dan menjerembabkan Irwanto ke aspal. Kemudian, Soni berteriak maling keras-keras.Beruntung bagi Soni. Tak jauh dari tempatnya ditodong, terdapat pos polisi lalu lintas. Spontan, polisi yang mendengar teriakan Soni langsung menuju TKP.Melihat polisi menuju mereka, Bagus, Irwan dan Angga ambil langkah seribu. Namun, Angga yang tidak dapat lari cepat, ngos-ngosan dan berhenti berlari. Angga berusaha melawan petugas untuk meloloskan diri dengan celurit di tangan."Terpaksa angota kami mengeluarkan pistol karena melawan petugas. Angga kami tembak kakinya. Demikian pula dengan Bagus," terang Kanit Reskrim Polsekta Kelapa Gading, Iptu Cahyo di Mapolsek Kelapa Gading, Jl Gading Indah Raya, Jakarta Utara, Senin (16/7/2007).Menurut keterangan polisi, ketiganya telah menjadi target buruan polisi. Ketiganya seringkali melakukan pencurian di tengah keramaian tanpa takut."Ketiganya sering meresahkan masyarakat. Kami sering mendapat aduan. Kami kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Maksimal hukuman tujuh tahun penjara", tambah Cahyo.
(Ari/aba)











































