Gus Dur Bicara Sigid Haryo

Konflik di PKB

Gus Dur Bicara Sigid Haryo

- detikNews
Senin, 16 Jul 2007 17:24 WIB
Jakarta - Sigid Haryo Wibisono sudah sering disebut-sebut memiliki andil dalam konflik di PKB. Sigid disebut-sebut juga memiliki hubungan khusus dengan Zannuba Arifah Chafsoh alias Yenny Gus Dur. Kini, Gus Dur bicara tentang pria ini. Sigid Haryo Wibisono dikenal sebagai pengurus DPD Partai Golkar Jawa Tengah. Dia juga pernah maju sebagai calon legislatif (caleg) dari Golkar dalam Pemilu 2004 lalu, namun gagal. Kini, Sigid melompat ke PKB. Namun, sejumlah pengurus PKB menolak keberadaannya, karena Sigid masih berbau 'kuning'. Ketua Dewan Syuro DPP PKB Gus Dur membantah tudingan terhadap Sigid itu. Dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (16/7/2007), Gus Dur menegaskan bahwa Sigid saat ini sudah mundur dari Golkar Jawa Tengah. "Sigid Haryo Wibisono sudah keluar dari Partai Golkar dan ada surat dari Partai Golkar Jawa Tengah dengan nomor B.23A/GolkarI/I/2007 perihal penerimaan surat permohonan dan pernyataan Bapak Sigid Haryo Wibisono," kata Gus Dur dalam siaran pers itu. Gus Dur mempertanyakan pernyatan Noor Ahmad, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah yang membantah mundurnya Sigid. Gus Dur menilai upaya Nood Ahmad itu bertujuan untuk mendorong Hasyim Muzadi menggantikan dirinya sebagai Ketua Dewan Syuro DPP PKB dalam muktamar mendatang. Nama Sigid sebenarnya mulai muncul setelah Lukman Edy, Sekjen DPP PKB, dipilih Presiden SBY sebagai Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal beberapa waktu lalu. Gus Dur dan Yenny merasa kecewa, karena tidak diajak bicara oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam menentukan kader PKB yang diajukan sebagai calon menteri. Setelah penunjukan Lukman Edy, konflik di tubuh PKB memanas. Sejumlah sumber di PKB menyebut konflik ini muncul gara-gara Sigid. Kubu Muhaimin dikabarkan menolak Sigid, sementara kubu Gus Dur dan Yenny mendukung kehadiran Sigid. (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads