Massa Robohkan Pintu Gerbang Kantor PLN Sumut
Senin, 16 Jul 2007 11:34 WIB
Medan - Pintu gerbang kantor PLN wilayah Sumut itu terbuat dari besi. Namun, karena kuatnya kekuatan para mahasiswa yang berunjuk rasa, pintu gerbang itu pun roboh. Puluhan mahasiswa protes PLN atas pemadaman yang masih abadi hingga sekarang. Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang menamakan diri Forum Mahasiswa Peduli Sumut (FMPS) itu mendatangi kantor PLN Sumut di Jl. Yos Sudarso, Medan, sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (16/7/2007). Hingga pukul 11.30 WIB, aksi mereka masih berlangsung. Mereka mendatangi kantor PLN dengan menumpang sejumlah angkutan kota. Begitu tiba, mereka melakukan orasi. Dalam orasinya, mahasiswa yang dikoordinir Aulia Rahman, presidium Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), menyatakan, pemadaman listrik PLN belakangan merugikan masyarakat. Pemadaman yang terjadi sejak Mei lalu itu masih dipelihara hingga saat ini. "Pemadaman 2-3 kali per hari yang mencapai 12 jam, ini sangat merugikan masyarakat, karena sangat berpotensi menyebabkan kebakaran, perekonomian mandeg, dan aktivirtas masyarakat terganggu," kata dia.Para mahasiswa juga berupaya memasuki kantor PLN. Namun, sejumlah polisi menghalangi. Tapi, mahasiswa nekat. Mereka bersama-sama merobohkan pintu gerbang PLN. Kini, mereka bisa masuk ke dalam kompleks kantor dan melanjutkan dengan orasi-orasi. "Mengapa pemadaman ini dipertahankan hingga sekarang? Karena PLN berkolusi dengan pengusaha genset, agar genset laku," kata salah seorang mahasiswa.
(asy/nrl)











































