Demo di Kantor Walikota, Ratusan Buruh Teriak Banci
Senin, 16 Jul 2007 11:11 WIB
Semarang -
Ratusan buruh melakukan aksi unjuk rasa di kantor Balaikota Semarang. Mereka sempat tegang dengan polisi saat mereka tertahan di pintu gerbang. Para buruh pun berteriak Walikota Semarang banci. Akhirnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (16/7/2007), para demonstran yang mayoritas perempuan ini diperbolehkan memasuki kompleks balaikota yang terletak di Jl. Pemuda, Semarang itu. Para buruh meminta agar Walikota Semarang Sukawi Sutarip mau menerima mereka. Para demonstran ini merupakan para buruh PT SC Enterprises yang bergerak di bidang garmen. Dalam aksinya, mereka menuntut penghapusan sistem target. Mereka mengaku diharuskan memenuhi target 19 ribu lembar karpet dalam sehari. Menurut para buruh, target ini sangatlah berat. Saat tertahan di pintu gerbang, demonstran terlibat aksi dorong dengan polisi. Mereka juga sempai naik ke pagar pintu. Aksi adu mulut dengan petugas tak terelakkan. Mereka juga memaksa masuk kompleks balaikota lewat pintu lain. Karena para demonstran nekat, akhirnya polisi dan Satpol PP membolehkan mereka masuk ke dalam kompleks Balaikota. Saat ini, mereka masih bertahan di dekat lobi. Rencananya, Walikota Semarang yang saat ini masih menggelar rapat dengan jajarannya akan menemui mereka. Sementara itu, di bagian lain, ratusan buruh lainnya juga berdemonstrasi. Para buruh PT Gened ini ingin mengadu ke Walikota karena telah di-PHK dan tidak diberi pesangon oleh perusahaannya. Aksi ini juga mendapat kawalan ketat polisi.
(asy/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































