PRJ Terakhir Sutiyoso Dimeriahkan Kembang Api
Senin, 16 Jul 2007 00:26 WIB
Jakarta - Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2007 merupakan PRJ terakhir di bawah kepemimpinan Gubernur Sutiyoso. Penutupan PRJ terakhir Bang Yos ini dimeriahkan kembang api. "Saya minta agar untuk pelaksanaan tahun depan lebih ditingkatkan," kata Sutiyoso dalam sambutan penutupan PRJ, di panggung utama PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (15/7/2007).Tak lupa mantan Pangdam Jaya itu menyampaikan salam perpisahan terhadap warga Jakarta. Tahun ini Bang Yos akan lengser dari jabatannya sebagai Gubernur Jakarta. Posisi nomor satu di Jakarta ini akan diperebutkan antara Wakil Sutiyoso, Fauzi Bowo, dan jagoan PKS Adang Darajatun dalam pilkada tahun ini. "Terima kasih untuk seluruh warga Jakarta, i love you all," kata pria yang telah sepuluh tahun memimpin Jakarta ini.Usai sambutannya, kembang api pun disulut. Warna-warni dan dentuman menghiasi langit Kemayoran. Sekitar 5.000 warga ibukota yang memenuhi panggung utama ramai-ramai menatap langit menyaksikan pertunjukan kembang api tesebut. Tiket Masuk MahalMeski mengalami peningkatan dalam jumlah pengunjung dan nilai transaksi warga DKI menilai tiket masuk PRJ 2007 terlalu mahal."Saya mesti membayar Rp 120.000 untuk enam orang," keluh Marsiman, warga Menteng Dalam, Jakarta Selatan. Setiap pengunjung yang masuk PRJ memang dikutip uang tiket besarnya Rp 20.000 untuk hari Sabtu dan Minggu, sedangkan untuk Senin-Jumat Rp 15.000.Tak hanya itu, Marsiman juga mengeluhkan mahalnya parkir di arena PRJ. Untuk setiap motor harus membayar Rp 4.000 sekali masuk. "Seharusnya Rp 2.000 saja biar lebih murah," katanya.
(nal/bal)











































