Imam Nahrawi : Saya Sedih

Pembekuan DPW PKB Jatim

Imam Nahrawi : Saya Sedih

- detikNews
Minggu, 15 Jul 2007 21:06 WIB
Jakarta - Pembekuan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur membuat sang ketua DPW PKB Jatim Imam Nahrawi sedih. Apalagi pembekuan itu dikaitkan dengan tuduhan dirinya bermain politik uang."Sebagai kader partai, saya menghormati keputusan partai. Tapi saya sedih dituduh melakukan transaksi politik dengan uang," katanya saat dihubungi detikcom melalui telepon selulernya, Minggu (15/7/2007).Anggota DPR RI Komisi I ini berharap keputusan partai untuk membekukan kepengurusan di bawah kepemimpinannya benar-benar cermat dan netral, bukan karena tuduhan dirinya terlibat dalam politik uang. "Saya harap ini benar-benar keputusan yang obyektif," tuturnya.Ketika disinggung apakah dirinya siap ditempatkan kembali di DPW, mantan Ketua Garda Bangsa PKB Jatim ini mengatakan, sebagai kader partai, dirinya siap ditempatkan di mana saja. "Menghormati keputusan partai saya siap," ujarnya.Minggu pagi sebelum Ketua Dewan Syuro PKB Gus Dur berangkat ke Surabaya, Nahrawi mengaku bertemu dengan Gus Dur di kediamannya di Ciganjur, Jakarta Selatan.Dalam pembicaraan tersebut, Nahrawi baru tahu kalau dia termasuk orang yang dituduh ikut bermain dengan kalangan istana presiden . "Saya nggak pernah berpikir seperti itu. Saya baru tahu," jelasnya. (wln/bal)


Berita Terkait