Wartawan Peliput SBY Nonton Piala Asia Dilarang Bawa Kamera
Sabtu, 14 Jul 2007 17:20 WIB
Jakarta -
Saat puluhan wartawan Istana Kepresidenan hendak masuk pintu XII, Gelora Bung Karno, kamera TV dan kamera saku dilarang dibawa. Wartawan pun protes dan curhat ke Menneg Pora Adhyaksa Dault."Mohon maaf karena yang memiliki hak siar itu terbatas, jadi wartawan dari Istana tidak boleh membawa kamera atau foto," kata seorang panitia di Pintu XII, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (14/7/2007).Larangan itu mendapat protes keras dari para wartawan. "Masa nggak boleh...nanti SBY nggak ada gambarnya dong. Kita kan tidak mau menyiarkan pertandingan, kita mau meliput SBY-nya," sahut wartawan.Wartawan berusaha melakukan negosiasi dengan panitia. Bahkan seorang wartawan sempat menelepon Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng. Andi diminta berbicara langsung dengan panitia via telepon.Nah...saat melihat Menneg Pora Adhyaksa Dault wartawan pun menumpahkan uneg-unegnya."Pak... foto dan kamera tidak boleh masuk ke dalam. Kita tidak bisa ambil gambar," curhat wartawan."Masa kayak gitu, saya coba ngomongin ke dalam nanti," janji Adhyaksa.Hingga pukul 17.05 WIB, sekitar 40 wartawan masih tertahan di pintu masuk khusus untuk media massa yang meliput pertandingan Indonesia melawan Arab Saudi.
(aan/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































