Doa Ibu vs Elf
Dishub Cek Rambu di Jalur Nagrek
Sabtu, 14 Jul 2007 15:39 WIB
Bandung - Kecelakaan antara bus Doa Ibu dan minibus Elf yang menewaskan 11 orang terus diselidiki. Dinas Perhubungan Jawa Barat membentuk tim internal yang melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportai (KNKT). Pembentukan tim ini disampaikan Kepala Humas Dishub Jabar Suhud Suryana saat dihubungi wartawan, Sabtu (14/7/2007). Menurutnya, hingga saat ini tim internal masih bekerja. "Kami masih menunggu hasilnya," ujar Suhud. Salah satu yang akan diselidiki tim internal Dishub Jabar, kata dia, adalah mengecek ketersediaan rambu-rambu di jalur tersebut. "Apakah rambu yang di jalur itu memadai atau tidak. Nanti akan kami cek," katanya.Mengenai perilaku pengemudi yang diduga banyak orang sebagai penyebab kecelakaan itu, Suhud meminta partisipasi penumpang dengan cara menegur sopir bus yang ugal-ugalan. Teguran itu diharapkannya bisa menekan jumlah sopir yang sering ugal-ugalan di jalan. Terkait kewenangan pengawasan terhadap sopir, dia menyatakan, hal itu merupakan tugas Dishub kota dan kabupaten yang memiliki terminal keberangkatan.Karena itu, dia berharap hasil penyelidikan nanti diharapkan dapat bisa memberikan gambaran jelas mengenai peristiwa itu."Nanti kita lihat apakah peristiwa tersebut diakibatkan oleh kondisi kendaraan, medan jalan, sehingga butuh rambu-rambu, atau faktor lain," pungkasnya.
(ern/umi)











































