Kostrad Belum Terima Kronologi Serda BUD Didor Polisi
Jumat, 13 Jul 2007 16:19 WIB
Jakarta - Komando Strategi dan Cadangan Angkatan Darat (Kostrad) mengaku belum menerima laporan dan kronologi penembakan terhadap anggotanya Serda BUD yang tertangkap tangan menyimpan 100 kg ganja dan didor polisi karena melawan saat ditangkap."Memang itu sudah ditangani Pomdam Jaya. Tapi kami belum paham betul apakah dia itu anggota kita atau bukan," ujar Kepala Penerangan Kostrad Mayor Husni saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (13/7/2007).Bahkan Husni mengungkapkan, pihaknya hingga kini belum menerima laporan secara resmi dari Pomdam Jaya mengenai penangkapan Serda BUD yang disebut-sebut ajudan salah seorang perwira menengah Kostrad itu.Hal yang sama diungkapkan Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol James Sondakh. "Kita juga belum terima laporan dan kronologi kejadian baik dari Kostrad dan Pomdam Jaya. Jadi saya belum bisa jelaskan secara rinci," ujar James.Begitu juga dengan Komandan Pomdam Jaya Kolonel CPM Iran Syaifuddin yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya. Iran malah mengaku tidak tahu menahu jika Pomdam Jaya sedang menangani kasus tersebut. "Saya belum tahu. Saya sudah seminggu berada di Bandung mengikuti rapat," tutup Iran.
(bal/sss)











































