Waduh! Pintu Pesawat Lepas Saat Ketinggian 6.000 Kaki

Waduh! Pintu Pesawat Lepas Saat Ketinggian 6.000 Kaki

- detikNews
Jumat, 13 Jul 2007 15:35 WIB
Melbourne - Peristiwa pesawat putar balik atau mendarat darurat bukan hanya terjadi di Indonesia. Di negeri tetangga kita, Australia, pilot terpaksa mendaratkan pesawatnya karena pintu pesawat terbuka di ketinggian 6.000 kaki.Saat lepas landas, pesawat dari Melbourne yang hendak meninjau lokasi kebanjiran di East Gippsland itu 'sehat-sehat' saja. Pilot Scott Talman, penumpang, dan kru pesawat seperti biasanya sibuk dengan pekerjaan dan pikiran masing-masing.Ketenangan itu tiba-tiba berubah mencekam. Saat pesawat berada di ketinggian 6.000 kaki atau sekitar 1.828,8 meter, pintu yang berada di tengah badan pesawat tiba-tiba terbuka. Penumpang menjerit ketakutan, terutama yang berdekatan dengan pintu pesawat tersebut.Terbukanya pesawat membuat penumpang panik. Pilot Scott Talman yang mengetahui pesawat yang diterbangkannya dalam bahaya segera menuju pintu yang terbuka. Dibantu beberapa penumpang, sekuat tenaga dia berusaha menutup pintu.Namun usahanya sia-sia. Tekanan angin di ketinggian hampir 2.000 meter itu sangat kuat. Pilot meminta penumpang untuk mengencangkan sabuk pengaman, memakai masker oksigen, dan duduk tenang.Setelah membantu beberapa penumpang, dia kembali ke kemudi pesawat. Dalam kondisi tertekan, dia berhasil mendaratkan pesawat di bandara terdekat, yakni di Traralgon. Pintu pesawat yang terbuka masih dalam kondisi belum tertutup."Kemungkinan bahaya yang bisa terjadi saat itu adalah salah satu dari penumpang bisa tersedot ke luar," kata salah seorang penumpang yang ikut membantu pilot menutup pintu, Andrew McIntosh, seperti diberitakan smh.com.au, Jumat (13/7/2007).Momen yang paling disukai penumpang pesawat sewaan itu tentunya ketika pilot berjuang menutup pintu pesawat. "Pilotnya sungguh bernyali dengan apa yang dilakukannya," puji McIntosh.Perusahaan yang menyewakan pesawat DirectAir langsung mengecek apa yang terjadi pada pesawat itu setibanya di Essendon Airport. Penyidik menemukan salah satu baut pintu pesawat lepas."Pesawat ini terbang ribuan jam setiap tahunnya, dan ini pertama kalinya baut pintu lepas," kata Manajer DirectAir Mark McLaughlin dalam permintaan maafnya."Harusnya kita mengatakan pada pilot bahwa kita kehilangan pintu pesawat," gurau McIntosh pada penumpang lainnya. (ana/sss)


Berita Terkait