'Wapres JK' Eks Anak Jalanan
Jumat, 13 Jul 2007 11:12 WIB
Jakarta - Sebelum jadi 'wakil presiden', Jarwo Kuat alias JK pernah menjadi anak jalanan. Bukan di pinggir jalan raya, tapi di jalan cinta.Hal itu disampaikan Wapres Republik Mimpi Jarwo Kuat di hadapan sekitar 700 anak pinggiran yang meramaikan Festival Budaya Anak Pinggiran di Tugu Proklamasi, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (13/7/2007)."Adik-adik semua tidak usah bersedih. Saya juga dulu anak jalanan. Jangan khawatir, meski dulu anak jalanan, sekarang jadi wapres," kata JK yang disambut tepuk tangan anak-anak jalanan. "Tapi saya tidak di pinggir jalan atau jadi pengamen. Saya di jalan cinta," lanjut JK."Maksudnya apa nih, Pak?" tanya Effendi Ghazali alias Dik Pendi, penasihat JK. JK kontan bernyanyi dangdut, "RT lima, RW tiga, sepuluh... nomor rumahku di jalan cinta," sorak sorai pun menyambut nyanyian JK.Jarwo Kuat tidak sendiri. Selain Dik Pendi, ada Olga Lidya, Habudi, dan Gus Pur. Hadir dalam acara itu cagub DKI Fauzi Bowo, pengamat ekonomi Faisal Basri dan pengamat politik Fadjroel Rachman. Cagub asal PKS, Adang Daradjatun rencananya bakal hadir, namun hingga pukul 10.45 WIB, Adang belum tampak.Menurut ketua panitia, Stephanie Iriana Pasaribu, acara ini merupakan festival yang menampilkan kreativitas anak-anak pinggiran, antara lain melalui pameran, tarian dan pertunjukan musik. Mereka adalah anak-anak yang termarjinalkan secara sosial, politik, ekonomi dan budaya."Acara ini digelar untuk menjamin hak-hak anak pinggiran yang selama ini terabaikan. Padahal anak-anak pinggiran juga dijamin UUD," kata Stephanie kepada detikcom. Festival yang digelar mulai Jumat 13 Juli sampai Minggu 15 Juli menargetkan partisipasi 2.000 anak pinggiran di Jakarta. Mereka adalah binaan 37 komunitas anak di Jabodetabek."Sebagian besar mereka putus sekolah, anak pengamen, anak joki, penyemir sepatu, dan lain-lain,"imbuh Stephanie.
(fiq/nrl)











































