Korban Mutilasi Iwan Sudah Sering Disodomi
Jumat, 13 Jul 2007 05:41 WIB
Bandung - Luka di dubur Asep Ridwan Saefullah (11) alias Iwan memunculkan dugaan korban mutilasi di Klender itu disodomi sebelum dibunuh. Tetapi muncul informasi baru yang mengatakan kalau Iwan sudah sering disodomi sejak setahun lalu."Ini kata dokter di rumah sakit RSCM, luka di duburnya itu ternyata sudah satu tahun lebih. Bisa jadi bukan kemarin saja dia disodomi, tapi sudah sering," ujar Wiwin Widaningsih (42) di kediamannya, Kebon Gedang RT 1 RW 6, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, Jumat (13/7/2007).Wiwin adalah tetangga ibu korban, Widaningsih. Bersama Wiwinlah, Widanigsih berangkat ke Jakarta untuk memastikan korban mutilasi tersebut adalah anaknya.Wiwin lalu menceritakan pertemuannya dengan Reza (15) di Polsek Cakung, Jakarta Timur. Reza adalah anak jalanan yang pertama kali bertemu dengan Iwan ketika kabur dari rumahnya tanggal 30 Juni 2007."Si Asep (Iwan) ke Stasiun Kiaracondong sendirian. Dia naik ke Padalarang terus ketemu Reza, anak jalanan di sana," tuturnya.Sejak tanggal 30 Juni sampai 4 Juli pagi, Iwan tinggal dan tidur dengan Reza di Yayasan Babe. Reza terakhir bertemu Iwan saat hendak membeli sarapan."Dia bilang, tunggu Aa' mau beli nasi dulu. ternyata pas balik sudah nggak ada," kata Wiwin.Reza, menurut Wiwin, kini masih terus menjalani pemeriksaan di Polsek Cakung, Jakarta Timur.
(gah/gah)











































