SBY: Awasi Perkembangan Cuaca
Kamis, 12 Jul 2007 19:47 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan jajaran terkait meningkatan kegiatan mitigasi bencana di seluruh daerah rawan bencana. Termasuk peringatan dini perkembangan cuaca. Perintah tersebut dikeluarkannya terkait letusan Gunung Gamkonora, Maluku Utara dan terjadinya Badai Manji di sekitar kawasan Filipina. "Presiden meminta perhatian khusus pada daerah yang mengalami peningkatan aktivitas dan peringatan dini cuaca buruk untuk keselamatan transportasi," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (12/7/2007). Pernyataan Purnomo merupakan hasil rapat kabinet terbatas yang digelar di Kantor Presiden. Rapat diikuti juga oleh Mensos Bachtiar Chamsyah, Menristek Kusmayanto Kadiman, Menhub Jusman Syafii Djamal dan Kepala BMG Sriworo B. Berdasarkan hasil pantauan BMG, sebaran debu dari aktivitas Gunung Gamkonora tidak menimbulkan dampak siginifikan terhadap perubahan cuaca lokal. Karenanya wilayah udara Maluku Utara dinyatakan aman untuk lalu lintas penerbangan. Sebaliknya di laut, akibat Badai Manji menyebabkan gelombang setinggi tiga sampai enam meter yang tergolong berbahaya untuk semua jenis pelayaran. Gelombang tinggi yang diperkirakan akan berlangsung sampai pekan depan, terjadi di Laut Ambon, Aru, Arafuru, Seram, Fak-fak, Merauke dan Selat Makassar.
(lh/gah)











































