Pantau Pencemaran Pb, Kuku dan Rambut Warga Jateng Akan Diuji

Pantau Pencemaran Pb, Kuku dan Rambut Warga Jateng Akan Diuji

- detikNews
Kamis, 12 Jul 2007 16:13 WIB
Semarang - Dari tahun ke tahun, pencemaran di sejumlah wilayah di Jawa Tengah terus meningkat. Untuk meneliti kandungan Pb (plumbum) atau timbal, Bappedal berencana melakukan uji rambut dan kuku.Kepala Bappedal Jateng, Djoko Seotrisno, mengatakan, uji rambut dan kuku itu dilakukan secara acak. Bappedal akan mengambil sampel dari kota-kota besar yang dinilai punya potensi pencemaran berlebih."Kami ingin tahu berapa kadar Pb yang ada pada tubuh manusia. Daerah yang jadi sampling misalnya Kota Tegal, atau kota besar lain," kata dia saat dihubungi melalui telepon, Kamis (12/7/2007).Djoko menjelaskan, uji rambut dan kuku itu sangat penting mengingat Pb merupakan zat berbahaya. Jika tidak segera dideteksi, zat tersebut bisa mengakibatkan lambatnya perkembangan anak dan bahkan kematian."IQ anak bisa turun lho. Makanya kita lakukan uji coba, biar jelas seberapa besar kandungan Pb pada anak dan orang dewasa. Kami sudah programkan tapi waktunya belum kita tentukan," jelasnya.Djoko menambahkan, zat timbal sebagian besar berasal dari asap kendaraan bermotor dan sebagian kecil berasal dari asap pabrik. Seseorang bisa mengandung zat timbal jika menghirup udara, makan, dan minum, yang tercemar. Untuk mengurangi pencemaran zat timbal, Bappedal bekerja sama dengan sejumlah instansi mengadakan uji emisi pada kendaraan secara rutin, menyosialisasikan bahaya bensin yang mengandung zat adiktif penambah oktan, dan mengampanyekan pola hidup sehat.Berdasarkan data Bappedal Jateng tahun 2006, daerah-daerah yang dinyatakan rawan pencemaran, antara lain Kota Semarang, Surakarta, Pekalongan, Kabupaten Semarang, Demak, Kendal, Kabupaten Pekalongan, Magelang dan Karanganyar. (try/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait