Surati SBY, Zaenal Berharap SBY Tidak Teken Keppres Recall

Surati SBY, Zaenal Berharap SBY Tidak Teken Keppres Recall

- detikNews
Kamis, 12 Jul 2007 12:19 WIB
Jakarta - Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif merasa dizalimi oleh Ketua DPR Agung Laksono terkait surat permintaan recall kepada Presiden SBY. Karena itu, Zaenal menyurati Presiden SBY. Dia berharap SBY tidak meneken keputusan presiden (keprres) recall terhadap dirinya.Pengiriman surat pribadi kepada Presiden SBY dilakukan Zaenal sebagai bentuk perlawanan. Surat ini juga ditembuskan kepada Agung Laksono. Zaenal ingin mengetuk hati SBY dan Agung.Surat Zaenal itu pada intinya mengingatkan presiden agar tetap mengacu pada UU dalam mengambil setiap keputusan."Kalau UU dan hukum sudah tidak lagi diindahkan, mau kepada siapa lagi rakyat akan bersandar," kata politis yang menganut poligami ini kepada wartawan dalam jumpa pers di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (12/7/2007).Menurut dia, surat itu sudah dilayangkan kepada Presiden SBY hari ini juga. Zaenal yakin jika para pimpinan negeri ini masih menggunakan nurani, maka recall terhadap dirinya akan dibatalkan. Namun, jika politik menjadi panglima dan hukum diabaikan, maka dirinya akan kalah.Zaenal menilai ada grand design yang dilakukan Agung Laksono terhadap recall ini. "Ada grand design untuk melakukan penzaliman terhadap diri saya. Begitu tergesa-gesanya proses surat menyurat tanpa persetujuan Pak Tardjo dan Muhaimin. Saya pun tidak mengerti sepertinya hal ini dipaksakan," ujar dia.Politisi asal Solo ini akan menjalankan sisa masa jabatannya sampai dirinya benar-benar tersingkir. "Kalau atas dasar kekuasaan, dalam masa reses mungkin recall sudah ada. Tapi kalau berdasarkan nurani, mungkin akan lain. Saya mengetuk hati Presiden dan Ketua DPR," jelas dia. (asy/sss)


Berita Terkait