Sarwono: Relokasi Pelabuhan Tanjung Priok Bisa Atasi Banjir

Sarwono: Relokasi Pelabuhan Tanjung Priok Bisa Atasi Banjir

- detikNews
Kamis, 12 Jul 2007 12:09 WIB
Jakarta - Jakarta Utara yang padat penduduk dengan muara sungai yang semakin dangkal dinilai menjadi pemicu banjir. Pemindahan Pelabuhan Tanjung Priok bisa menjadi solusi."Ini lebih efektif dan relevan daripada merelokasi 1,5 juta orang yang ada di bantaran sungai," kata pakar lingkungan Sarwono Kusumaatmadja dalam diskusi 'Banjir: Pemicu dan Solusinya' di Gedung Cordova, Jl Pasir Putih Raya, Ancol, Jakarta, Kamis (12/7/2007).Menurut Sarwono, tempat ideal relokasi Pelabuhan Tanjung Priok adalah Banten atau Bangka. Pelabuhan Tanjung Priok saat ini pun dinilai sudah tidak kompetitif."Kapal-kapal besar sulit masuk ke Tanjung Priok akibat pendangkalan dasar laut. Mereka harus memindahkan muatan ke kapal kecil di Singapura. Kapal kecil pun harus menunggu parkir di Priok untuk waktu yang lama," jelas eks balon gubernur DKI Jakarta ini.Kondisi jalan pelabuhan yang rusak dan macet juga dinilai mempersulit distribusi barang ke luar pelabuhan. Pemindahan Tanjung Priok otomatis akan diikuti dengan perpindahan penduduk dan perusahaan-perusahaan besar.Sayangnya, ide ini mendapat beberapa kendala. Kendala pertama adalah sentralisasi kekuasaan, pelabuhan utama harus ada di ibukota. Kendala kedua, Pelindo sebagai pengelola pelabuhan tidak hanya menjadi perusahaan tapi juga regulator yang seharusnya dipegang pemerintah."Akhirnya banyak investor yang tidak mau kerja sama dengan Pelindo," ujarnya.Sarwono mencontohkan suksesnya relokasi Bandara Kemayoran ke Cengkareng. Menurutnya, kendala utama ada pada kemauan pemerintah untuk mewujudkannya."Untungnya saya tidak jadi cagub, jadi saya perlu pusing-pusing memikirkan penanganan banjir," kilah mantan Menteri LH ini. (fay/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait