Ada Rembesan Air di Candi Borobudur
Kamis, 12 Jul 2007 08:27 WIB
Magelang - Kabar sedih kembali datang dari Candi Borobudur. Selain tidak masuk sebagai 7 keajaiban dunia, Candi Borobudur didera masalah lain. Ada rembesan air di dinding-dinding Candi Borobudur yang hingga kini tidak terpecahkan penanganannya. Rembesan air ini terlihat di sisi selatan di lantai dua. Air ini merembes melewati relung-relung bebatuan. Di titik ini, dinding candi tampak basah. Belum diketahui pasti, dari mana asal air yang merembes di relung-relung bebatuan ini. Namun, bila tidak segera ditangani, ada kemungkinan rembesan air ini akan merusak bangunan candi. Pujo Suwarno, Wakil Kepala Pengelola Taman Wisata Candi Borobudur saat dihubungi detikcom, Kamis (12/7/2007) membenarkan adanya rembesan air di Candi Borobudur. Namun, kata dia, rembesan air ini sebenarnya sudah lama terjadi. "Rembesan ini sudah diketahui sejak lima tahun lalu. Tim Arkeologi dan Konservasi maupun pengelola sudah bersama-sama sudah berupaya menanganinya. Namun, rembesa air masih terjadi hingga hari ini," kata Pujo. Rembesan air ini terjadi di beberapa titik. Namun, di beberapa titik lain sudah tidak ada rembesan, di titik lain muncul rembesan air yang baru. Saat ini, rembesan air yang paling besar terjadi di sisi selatan candi. Pujo menduga air yang merembes ke relung-relung candi ini merupakan sisa air hujan. "Kemungkinan air sisa hujan. Saya yakin bukan dari sumber mata air," ujar dia. Bisa jadi, sisa air hujan itu terbendung di bagian timah di dalam dinding candi. Hingga saat ini Tim dari Konservasi dan pengelola masih terus bekerja untuk mengetahui sumber utama rembesan itu. "Kami akan menelusuri. Tapi, tidak perlu melakukan pembongkaran," jelas dia. Rembesan air ini tidak mengganggu para wisatawan yang datang untuk melihat keindahan candi terbesar ini.
(asy/asy)











































