AMPI Tolak Wacana KLB KNPI

AMPI Tolak Wacana KLB KNPI

- detikNews
Rabu, 11 Jul 2007 20:26 WIB
Jakarta - Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), sayap partai Golkar secara tegas menolak wacana Kongres Luar Biasa (KLB) mendongkel Hasanuddin Yusuf sebagai Ketua Umum DPP KNPI.Pernyataan tersebut langsung dilontarkan Ketua Umum DPP AMPI Fahri Andi Laluasa kepada wartawan dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (11/7). AMPI selaku salah satu organisasi yang bernaung dalam KNPI melihat, wacana KLB hanya kepentingan segelintir orang yang mau memporak-porandakan organisasi kepemudaan."Saya tak setuju wacana KLB yang targetnya mendongkel Hasanuddin Yusuf dari kursi ketua KNPI. Biarlah berjalan sampai masa kepengurusannya selesai. Saya yang pasang badan nanti," ujar Fahri yang juga ketua komisi IV DPR RI itu.Sebelumnya, sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I KNPI juga menolak wacana KLB. Sebut saja Ketua DPD KNPI Jawa Timur, Ahmad Rizal. Dirinya melihat, wacana KLB di KNPI yang alasannya hanya karena Hasanuddin mendirikan Partai Pemuda Indonesia (PPI) tidak masuk akal. Kata Rizal, kader KNPI dari pusat hingga daerah tidak pernah dipersoalkan untuk terlibat di partai politik manapun. "Seluruh kader KNPI itu juga kader penting di beberapa partai politik. Jadi sangat tak beralasan jika karena Hasanuddin dirikan PPI, terus didesak mundur. Saya pikir teman-teman daerah juga sependapat dengan saya. Malu lah komponen kepemudaan kalau ada perpecahan. Lebih baik konsentrasi program kesejahteraan pemuda," tandas Rizal.Kembali ditegaskan Fahri, bahwa Hasanuddin dalam sepengetahuannya tidak pernah mengaitkan KNPI dengan PPI. "Selama ini yang saya tahu, bung Hasan sendiri tak pernah mengaitkan KNPI dengan PPI. Jadi wajarlah siapapun punya apresiasi. Dan langkah Hasanuddin mendirikan partai itu juga harus dihargai. Mengingat perbedaanlah yang membuat KNPI bisa bersatu," ujar FahriFahri sendiri mensinyalir, desakan KLB tidak murni sifatnya mengingat tidak ada alasan apapun yang dilanggar Hasanuddin sebagai ketua KNPI dalam mendirikan partai. "Tidak ada masalah ketua KNPI bikin partai apapun namanya. Yang saya tahu, Hasanuddin tidak pernah mengaitkan hubungan PPI dan KNPI. Jadi sah-sah saja. Kalau bisa, berdamailah semuanya. Malu komponen pemuda kalau ribut terus," tegas Fahri. (bal/mly)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads