Jurnalis Daftar Jadi Anggota KPK
Selasa, 10 Jul 2007 20:52 WIB
Jakarta - S.S Budi Rahardjo, Pemimpin Redaksi Majalah EKBIS yang juga Wakil Pemimpin Redaksi HealthNews ikut mendaftar menjadi anggota KPK. Direktur Eksekutif Riset Investigasi Korupsi di masyarakat (RIDMA Foundation) ini melengkapi pendaftar KPK yang mayoritas pensiunan. Sebagai Pemimpin Redaksi Majalah EKBIS, S.S Budi Rahardjo merepresentasikan kalangan muda. "Ia mewakili kaum jurnalis independen dan kaum muda," ujar Akmad Kusaeni, SH, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia cabang DKI. "Tentu saya dukung, biar wartawan terlibat langsung dengan tindakan konkret pemberantasan korupsi, tidak hanya menulis saja," ujar Jaksa Agung Hendarman Supanji. Terhadap kandidat dari kalangan muda, ternyata didukung pula oleh Ketua Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengaku tak berminat mencalonkan diri kembali untuk periode kepemimpinan mendatang. Pimpinan KPK yang sekarang ingin memberi kesempatan kepada generasi yang lebih muda. "Saya sudah cukup. Sekarang kesempatan bagi yang lebih muda untuk tampil," ujar Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki. Menurut Ruki, pimpinan KPK periode berikutnya sebaiknya terdiri dari orang muda. "Saya akan menyerahkan kepada yang muda-muda saja," kata Ruki. Ruki berharap, penggantinya lebih energik dalam menangani kasus-kasus korupsi. "Pimpinan KPK yang mendatang harus lebih dari kita-kita. Hasilnya harus lebih dari yang sekarang. Kalau tidak lebih, keterlaluan," ujar dia. Hal senada diungkapkan oleh Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, Erry Ryana Hardjapamekas. "Kita beri kesempatan kepada yang lebih muda, yang lebih cerdas dari kami," ujarnya. Hal senada diungkapkan Wakil Ketua KPK bidang Penindakan Tumpak H Panggabean. "Dari dulu saya sudah katakan sudah cukup. Saya rasa yang muda-muda saja yang tampil menggantikan kami yang sudah ompreng ini. Saya kan sudah opung-opung," kata Tumpak.
(mar/mar)











































