Jangan Terpancing Isu! Letusan Gamkonora Tak Timbulkan Tsunami
Rabu, 11 Jul 2007 18:21 WIB
Jakarta -
Gunung berapi Gamkonora yang terletak di Pulau Halmahera, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara meletus pada Senin 9 Juli 2007. Masyarakat diimbau untuk tidak terpancing isu letusan gunung ini akan menimbulkan tsunami."Masyarakat harap tenang dan tidak terpancing isu-isu bahwa letusan Gunung Gamkonora akan menimbulkan tsunami, sebab gunung ini berada di daratan," kata Kepala Biro Hukum dan Humas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Sutisna Prawira dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (11/7/2007).Menurut Sutisna, meletusnya Gunung Gamkonora juga menghembuskan abu hingga ketinggian 4.000 meter di atas puncak gunung. Bagi masyarakat yang wilayahnya terlanda abu juga diharapkan menggunakan penutup hidung dan mulut."Ini untuk menghindari terhirupnya abu vulkanik yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan," ujarnya.Sutisna menjelaskan, pada 9 Juli 2007, saat Gunung Gamkonora berstatus Awas, Pemkab Halmahera Barat dan pengamat telah melakukan antisipasi bagi masyarakat yang bermukim di kawasan rawan bencana II dan III, atau yang bermukim dan beraktivitas dalam radius 8 km dari pusat letusan.Mereka diimbau untuk menghindari ancaman lontaran material pijar dan hujan abu lebat dengan mengungsi ke arah utara (Kecamatan Ibu Tengah).Hingga 10 Juli 2007 pukul 08.00 WIT, lanjut Sutisna, jumlah pengungsi yang tercatat yaitu 8.439 jiwa. Pengungsian terletak di Desa Tosoa 8 km sebelah selatan Gunung Gamkonora dan Desa Tongute Sungi 15 km sebelah utara Gunung Gamkonora."Lokasi pengungsian ini aman dari ancaman lontaran batu pijar maupun aliran lava. Namun berpotensi terlanda hujan abu," pungkas Sutisna.
(mly/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
