Dinding Drainase Dago Ambruk
Mayat Ating Berhasil Dievakuasi
Rabu, 11 Jul 2007 16:50 WIB
Bandung - Setelah bekerja sekian jam, petugas kepolisian akhirnya bisa mengevakuasi mayat Ating, pekerja bangunan yang tertimbun gorong-gorong di Jl Juanda, Dago, Bandung.Proses evakuasi mayat Ating berlangsung cukup lama. Tubuh pria malang itu ditemukan setelah polisi mendatangkan 3 unit pemadam kebakaran untuk menyedot air di galian septictank, tempat Ating mengalami kecelakaan.Mayat Ating ditemukan dalam kondisi mengenaskan sekitar pukul 16.25 WIB, Rabu (11/7/2007). Sekujur tubuhnya diselimuti lumpur tebal. Petugas yang menemukan, langsung memasukannya ke kantong mayat berwarna coklat. Jenazah Ating selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Polisi mengatakan akan menyelidiki sebab-sebab kejadian ini lebih lanjut."Kita sudah meminta keterangan dari 5 orang saksi," kata Kapolres Bandung Tengah AKBP Mashudi di sela-sela proses evakuasi.Ating adalah salah satu pekerja di proyek perluasan bangunan toko Kartika Sari, Jl Juanda, Dago, Bandung. Saat sedang menggali lubang septictank sedalam 4 meter, tiba-tiba dinding drainase yang tepat di sampingnya ambrol. Tanpa ampun, Ating pun terkubur hidup-hidup.
(djo/nrl)











































