Buruh Bangunan Tertimbun Gorong-gorong Dago Bandung
Rabu, 11 Jul 2007 13:30 WIB
Jakarta - Nasib sial dialami Ating, seorang buruh bangunan. Dia tewas tertimbun reruntuhan dinding gorong-gorong Jl Juanda, Dago, Bandung, Jawa Barat. Menurut keterangan sejumlah saksi mata, Rabu (11/7/2007), Ating yang sedang terlibat proyek perluasan bangunan toko Kartika Sari, sedang menggali saluran air kotor (septic tank). Pekerjaan tersebut dilakukan persis di sisi gorong-gorong Jl Juanda.Saat penggalian mencapai kedalaman 4 meter, tiba-tiba dinding gorong-gorong Jl Juanda tersebut ambruk dan menimbun tubuh Ating. Tidak hanya itu, air di gorong-gorong tersebut juga langsung mengalir ke lubang septic tank berukuran sekitar 4 X 1,5 meter.Akibatnya, tubuh Ating kini tidak terlihat lagi tertimbun reruntuhan gorong-gorong dan air. Melihat lamanya waktu, bisa dipastikan Ating kini telah tewas.Saat ini polisi masih berusaha mengevakuasi tubuh Ating. Sebuah mobil Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk menyedot air dari lubang septic tank. Sedangkan dinding gorong-gorong yang jebol disumbat dengan karung berisi tanah. Sumber lainnya menjelaskan, saat kejadian sebenarnya ada 5 pekerja yang berada di lubang septic tank tersebut. Namun belum ada penjelasan, mengapa hanya Ating yang menjadi korban.Saat ini ratusan warga berdatangan ke lokasi kejadian untuk mengetahui apa yang terjadi. Untuk melancarkan proses evakuasi, polisi memasang police line di sekitar septic tank tersebut.
(djo/nrl)











































