Rakyat Miskin Bicara Soal Katrina
Rabu, 11 Jul 2007 12:06 WIB
Jakarta - Mungkin karena merasa senasib dan sepenanggungan, rakyat miskin kota Indonesia menyuarakan hati korban badai Katrina di New Orleans, AS, yang menewaskan 10 ribu penduduknya.Aksi digelar massa Urban Poor Consortium (UPC) di depan Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (10/7/2007) sekitar pukul 10.30 WIB.Massa meneriakkan yel-yel protes karena AS dinilai diskriminatif terhadap penduduk miskin dan berkulit hitam. Bahkan mereka tidak memperoleh pelayanan kesehatan, pangan yang layak, air bersih, dan pekerjaan."AS diskriminatif. Badai Katrina sudah dua tahun berlalu, tapi para korban berkulit hitam tidak diperhatikan," ujar sang orator.Massa yang membawa kentongan ini mengenakan kaos hitam, topeng dari kertas karton putih sebagai simbol perlakukan diskriminasi AS terhadap warna kulit yang berbeda. Aksi berlangsung tertib dan bubar sekitar pukul 11.15 WIB.
(sss/nrl)











































