Lulusan SMA Tak Laku Jadi PNS
Rabu, 11 Jul 2007 11:37 WIB
Jakarta - Dulu, kalau ingin jadi PNS, pakai ijazah SMA saja sudah cukup. Namun, jangan harap sekarang bisa pakai ijazah SMA. Pemerintah tidak akan mempertimbangkannya."Kita harus mengakui pada instansi, daerah, atau unit-unit kerja tertentu, jumlah tenaga administrasi dirasakan terlalu besar dibanding PNS yang melaksanakan tugas pokok organisasi. Untuk itu dalam formasi tahun 2007 yang kualifikasi pendidikannya bersifat umum SLTA atau sederajat tidak akan dipertimbangkan," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Taufiq Effendi.Hal ini diungkapkan Taufiq dalam Rakornas PAN bidang SDM di Hotel Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (11/7/2007).Kebutuhan tenaga administrasi, lanjut Taufiq, akan memanfaatkan tenaga honorer yang sudah ada. Saat ini, lanjut Taufiq, per 31 Desember 2006 jumlah PNS kurang lebih 3.725.231.Dari jumlah tersebut, hampir 40 persennya merupakan jabatan fungsional yang standar kebutuhannyya sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sedangkan 40 persen lainya dari PNS itu adalah guru.Angkat 300 Ribu Guru BantuTaufiq juga mengatakan untuk tahun 2007 ini total jumlah guru yang akan diangkat secara nasional sebanyak 300 ribu. Jumlah itu terdiri dari 250 ribu guru untuk ditempatkan di daerah-daerah, dan 50 ribu guru untuk di pusat.Untuk guru honorer atau guru bantu, usia maksimal yang akan diangkat adalah usia 46 tahun. "Untuk yang di atas itu kita akan gunakan pendekatan kesejahteraan. Kita tidak ingin menmbah lagi tenaga nonkarier. Yang nonkarier ikut outsourcing saja seperti swasta," kata Taufiq.Taufiq juga mengungkapkan, untuk keberhasilan penyelesaian masalah-masalah dalam bidang aparatur negara diperlukan 2 hal pokok.Pertama adalah perubahan pola pikir dan pola sikap. Kedua adalah perbaikan manajemen dalam bidang kelembagaan, ketatalaksanaan SDM aparatur, akuntabilitas serta pengawasan.
(nwk/nrl)











































