23 Ribu Pemantau Pilkada DKI Mati Kutu

23 Ribu Pemantau Pilkada DKI Mati Kutu

- detikNews
Rabu, 11 Jul 2007 10:23 WIB
Jakarta - Para pemantau Pilkada DKI Jakarta bak macan ompong. Sebab kartu identitas yang dapat membuat mereka memantau dengan bebas di lapangan belum dibagikan KPUD DKI Jakarta."Jumlahnya 23 ribu dari 19 lembaga pemantau yang sudah terdaftar. Seharusnya mereka sudah bekerja dengan panwas," kata Wakil Ketua Panwasda DKI Jakarta Kamsul Hasan saat dihubungi detikcom, Rabu (11/7/2007).Kamsul mengatakan hal ini menyulitkan pemantau untuk terjun ke wilayah. Tanpa kartu identitas, pemantau tidak punya perlindungan hukum bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan.Lalu kapan kartu identitas itu dibagikan? Kamsul mengungkapkan dirinya pernah mendengar kabar kalau kartu itu akan dicetak bareng dengan kotak suara.Kamsul pun mengajukan keberatannya. "Kita dorong, minta itu segera dikeluarkan. Pemantau tidak hanya bekerja pada pencoblosan tapi juga saat kampanye atau masa tenang," ujar pria yang sebelumnya pernah bekerja sebagai pemantau independen itu.Pihak paling bertanggung jawab atas lambatnya distribusi kartu identitas adalah KPUD. Informasi terakhir dari KPUD, pembuatan kartu identitas masih dalam proses pelelangan."Saya tanya sama Juri (Ketua KPUD) seminggu yang lalu katanya masih dalam proses pelelangan," ungkap Kamsul.Panwasda pun tidak akan tinggal diam. Keberadaan pemantau, menurut Kamsul, sangat membantu kerja panwasda yang kekurangan sumber daya."Kita akan surati KPUD. Minta KPUD segera mengeluarkan kartu identitas. Mungkin hari ini," katanya. (gah/nrl)


Berita Terkait